WELCOME

Sabtu, 25 Januari 2014

Di Bawah rembulan



Di Bawah rembulan
Setelah beberapa menit aku berjalan kearah toko buku yang aku tuju dan meninggal kan tetam teman ku di lapangan futsal ku,tanpa terasa aku pun sudah sampai di depan swalayan yang dimana didalam nya tersedia toko buku , aku yang segera memasuki temapat parkiran di dalam swalayan tersebut pun, dan memarkirkan sepadah motor ku didalam nya ,
Yuk kita cari,.. ajak echi yang sudah turun dari kendaraan ku .
Yasudah iyah ,.. jawab ku aku pun segera turun dari kendaraan ku .
Kam pu segera memasuki swalayan tersebut dan mencari beberpa toko yang tersedia di  swalayan tersebut.
kami yang sudah mencari beberapa toko buku dan belum membuah kan hasil yang memuaskan karna kami belum mendapat kan buku yang kami cari .
gimana ni chi udah empat toko buku ni, emang ada lagi bukan ,.. ucap ku yang sudah lelah mencari buku itu.
Ada vi tinggal satu lagi sih di lantai empat, mudah-mudahan ada ,.. jawab echi yang sudah putus asa dan terlihat lelah untuk mencari nya .
Iyah mudah mudahan yah , kita makan dulu yuk ,.. ucap ku karna aku tak tega melihat muka echi yang sudah begitu lelah .
Jangan deh nanti saja kan kita belum dapat hasil nya ,.. tolak echi yang masih ada sedikit usaha untuk mencari buku tersebut.
Tapi kamu lelah chi ,.. jawab ku kembali.
Akhh , engga juga aku emang seperti ini kan aku orang nya ,.. ucap echi yang mengambil tangan ku  dan menarik ku untuk mengikuti nya.
Tapi kamu lelah chi kelihatan nya? Aku gak mau kamu nani kecapean Cuma gara-gara kamu membantu aku untuk mencari buku yang aku cari,.. ucap ku kepada nya yang terus mengikuti langkah nya.
Akh kamu berlebihan vi ,.. ucap nya yang terus berjalan kearah toko buku yang terkahir di swalayan ini.
Aku yang tidak menangapi ucapan echi itu ,aku yang hanya terus mengikuti langkah langakah echi yang menuju toko yang kita cari.
Kami pun berjalan terus untuk menuju toko buku tersebut dan sesampai nya kami sampai disana dan dengan segera kami memasuki dan mejelajahi rak demi rak yang bertulisan bahasa asing.
Setelah beberapa menit, rak demi rak telah kami jelajahi dan tak ada satu pun buku yang kami cari terletak pada rak tersebut.
Vi gimana ni ?, seperti nya emang sudah tidak ada ni,.. ucap echi yang sudah terlihat sangat lelah sekali.
Yasudah gak apa-apa kok chi,.. jawab aku yang sedikit kecewa karna buku yang aku cari tak ku dapat.
Terus besok kamu gimana vi ?,.. tanya echi kepada ku .

Yasudah emang keanapa nanti aku tinggal beralsan ajah kepada pak ridwan, oke, yasudah kita makan siang dulu yuk ?,.. ajak ku yang mencarikan suasana yang semua nya peuh kekecewaan.
Yasudah iyah vi ,.. jawab echi simpel dengan muka yang sangat lelah seperti nya.
Akhir nya kami berdua pun meninggal kan toko buku terakhir yang ada di swalayan tersebut dan kami berdua menuju sebuah kedai makanan cepat saji yang tersedia di swalayan tersebut.
Sesampai nya kami di tempat makanan cepat saji kami pun segera memasuki nya dan memesan beberapa makanan dan minuman nya. Dan kami pun segera mencari tempat duduk untuk kami berdua . ternyata tempat duduk yang tersedia penuh tanpa ada satu pun meja yang kosong untuk kami tempati.
Gimana vi ,.. ucap echi yang sedang memegang makanan dan minuman yang dia pesan tadi .
Sebentar yah aku cari yah, kamu tunggu disini ,.. ucap ku yang segera berjalan untuk mencari tempat yang kosong.
Aku yang sudah bingung dengan banyak nya orang didalam ruangan ini dan tidak ada meja yang bisa kami tempati tapi karna aku tak mau lihat echi kecewa aku terus berjalan untuk mencari nya .
Viooo.. sini ,.. triakan yang begitu kencang terdengar dari dalam .
Aku yang segera membalikan badan ku untuk melihat siapa yang memangil ku tadi dan ternya itu suara echi yang sedang melambai kan tangan nya kepada ku karna dia sudah mendapat kan temapat ntuk kami tempati. Aku yang melihat echi yang sedang duduk di sebuah meja dan dua bangku segera begegas berjalan menuju nya dan kududuki bangku nya dengan segera,
Kamu dapat dari mana chi , kamu usir orang yah ,.. tanya ku dengan sedikit sindiran untuk mencaikan suasana.
Akh kamu nya ajah , engga teliti nyari nya ,.. jawab echi yang segera meminum minuman yang d pesan tadi ku.
Oh yasudah iyah deh iyah . apa atuh vio mah . hahahhah  ?,.. ucap ku yang membuka makanan ku yang tadi juga ku pesan .
Kami pun melahap semua hidangan yang kami pesan tadi dan berbincang bincang , tapa terasa semua hidangan yang kami sudah habis dan hari pun sudah sore.
Kita pulang yuk ?,.. ajak echi kepada ku yang sekarang muka yusadah terlihat cantik kembali.
Yasudah iyah ,.. aku pun berdiri dan mengambil tas ku yang kusimpan diatas meja makan kami tadi .
Kami pun siap-siap untuk segera meninggalkan meja ini .
Palaaaak. Saura barang jatuh terdengar dari bawah ku dan dengan segera ku lihat, ternya itu adalah ponsel ku yang jatuh dari tas ku ini. Ku ambil sudah ponsel ku yang dengan ke adaan mati dan ternyata ku ambil tas ku dan ternyata ada suatu map bening berisi buku-buku bertumpuk di dalam nya . dengan segera ku ambil map tersebut dan ku balik map tersebut ternya ada sesuatu yang membuat ku senang dan gembira sehingga membuat aku senyum-senyum sendiri.
Kamu kenapa ? ayo pulang,.. jawab echi yang melihat wajah ku tersenyum sendiri dan tanpa memperhatikan apa yang pegang.
Ini chi ini,.. jawab ku sambil menunjukan map bening kepada nya.
Iyah itu emang kenapa , kamu emang bawa map yah tadi ,.. jawab echi kepada ku.
Nah ini yang membuat aku senyum chi ,.. jawab ku sambil membalikan maap nya dan ku tunjukan bahwa di dalam tersebut ada buku yang aku cari.
Wahhh.. itu yang siapa ?,.. tanya echi yang sedikit tersenyum manis.
Mana ku tau chi , aku saja menemukana nya di bawah bangku ini,.. jawab ku sambil menunjuk bangku ku,.. jawab ku yang sanagat senang.
Yah berati rizki mu tuh, ekh tapi lihat dulu saja ada kartu nama nya engga siapa tau ada yang penting seperti surat rumah gitu ,.. ucap echi kepada ku.
Aku yang sedikit nurut dengan cuapan echi yang baru saja kudengar. Dan aku kembali duduk untuk membuka map ini dan ku buka map nya ternya isi nya hanya lah beberapa buku tulis dan beberapa hasil ujian seseorang yang bernama Mawar Handayani dan bersekolah di Universitas Anak Bangsa. Aku yang melihat nama nya dan segera ku berikan kepada echi.
Oh ini yang punya dari Anak Bangsa toh ,... ucap echi kepada ku yang sedang sibuk memsukan semua berkas-berkas nya kedalam map nya kembali.
Boleh yah aku pinjam buat besok saja ,.. tanya aku kepada echi .
Mana ku tahu, tanya saja kepada orang nya ,.. ucap echi yang segera meninggal kan aku dari meja nya.
Tunggu.... aku pinjam sampai senin saja kok nanti selasa kita balikin yah chi ,.. jawab ku sambil mengejar echi yang terus berjalan ke arah pintu keluar dari kedai makan cepat saji tersebut.
Terserah kamu saja kan kamu yang menemukan nya , ayo kita pulang vi sudah mau malam ni ,.. jawab echi yang berjalan terus ke arah pintu keluar dari swalayan tersebut.
Yasudah kalo gita aku pinjam saja yah ,.. ucap ku yang segera mengikuti langkah nya dari belakang dan ku pindah kan nya buku bahasa jepang yang selama ini aku cari kedalam tas ku kecil ku ini.
Dan kami pun segera menuju parkiran untuk mengambil sepedah motor ku yang telah terparkir cukup lama dalam parkiran tersebut.
Aku yang melihat echi yang sanagt ingin pulang dengan muka nya yang sudah sangant jutek pun segera ku ambil kendaraan ku dan kunyalakan mesin nya .
Ayo naik , ku antar kamu pulang yah ?,.. ajak ku kepada echi.
Iyalah emang kita mau kemana lagi,.. jawab echi kepada ku yang sedang menaiki sepedah motor ku .
Aku pun seger mencap gas kendaraan ku dengan cepat keluar dari parkirana swalayan tersebut untuk mengantar echi ke rumah nya.
Sepanjang jalan aku hanya fokus ke jalan saja karan hari emang sudah mulai munuju gelap nya dan ku tancap kemabli gas ku degan cepat nya hingga tak terasa bahwa kami sudah ada di depan rumah echi .
Huuuft kamu tuh yah gak bisa pelan yah ,.. ucap echi yang turun dari sepedah motor ku .
Hehehe. Maaf yah chi. Oh iyah makasih yah buat hari ini ,.. ucap ku yang sambil memutarkan sepah motor ku .
Iyah sama-sama udah jangan main kemana-mana lagi hari udah mulai malam yah , kamu hati hati ,.. ucap echi kepada ku yang segera masuk dan mengunci pagar rumah nya .
Aku pun dengan segera menacap kan gas ku dengan cepat ku bawa spedah motor ku ini ke arah rumah ku .
Jalan demi jalan ku laluli dengan cepat kali ini aku melawati jalan pintas agar lebih cepat menuju rumah ku .
Ketika aku tancap gas kulewati sebuah taman di pusat kota bogor ini yang sudah sepi tanpa ada kendaraan satu pun melaju di temapt ini karana di tempat ini jarang sekali kendaraan umum atau pribadi pun lewat . tetapi ketika aku melihat ke arah kanan terlihat wanita seorang diri turun dari sepedah motor yang segera duduk di pinggir jalan dan seperti nya sedang menangis. Aku yang melihat nya pun segera menurun kan kecepatan kendaraan ku dan ku perlamabat untuk melihat wanita itu dengan sedikit perasaan sedikit takut tetapi penasaran ini ku mulai dekati wanita itu.
Ternyata setelah kulihat dengan jelas wanita itu mengenakan jersse yang sama seperti ku dan wajah wanita itu baru saja ku lihat di lapangan futsal tadi dan dengan berani nya dan tanpa keraguan ku dekatkan kendaraan ku ke arah wanita itu .
Kamuu yang ada di lapangan tadi kan ?,.. tanya ku kepada wanita yang sedang duduk di pinggir taman tersebut.
Dia yang diam tidak menjawab dan hanya menutupi wajah nya dengan tangan yang sudah basah dengan air mata nya .
Kamu kenapa ,kok malam-malam ada disini ? ,.. tanya ku kembali yang tidak tega melihat wanita sendirian di taman yang tanpa ada kendaraan satu pun yang melaju.
Wanita itu pun membuka tangan nya dari wajah nya dan trelihat lah wajah yang cantik nya yang di basahi oleh air mata nya .
Kamu kenapa ?,.. tanya ku kembali karna penasaran dan semua pertanyaan ku belum di jawab nya.
Kamu siapa ? ,.. Jawab wanita itu kepada ku dengan suara yang penuh desah tangisan nya.
Oh aku . aku tadi yang ada di lapangan futsal. Kamu wanita yang tadi ada dilapangan futsal kan ?,.. jawab ku dan tanya kemabli ku kepada nya.
i..i..iyah . terus kamu ngapain diam disini ?,.. ucap wanita itu kepada ku.
Hemptt. Aku tadi sedang lewat sini tapi dengan tindak sengaja aku lihat kamu yang duduk disini seperti sedang nangis yasudah aku hampiri kamu  ?,.. kamu belum pulang ?,.. pejelasan ku kepada nya yang sedikit ku tutupi yang sebenar nya aku melihat di turun dari sebuah sepeda motor dengan keadaan mengis lalu dia dinggal nya.
Aku lagi nunggu angkutan umum ,... jawab dia sambil mengusap air mata nya.
Ohh iyah iyah. Tapi mana ada jam segini kendaraan umum yang lewat kesini, emang nya kamu engga tau ,... ucap ku kepada nya .
Yang benar saja kamu , masa tidak ada kendaraan kan sekarang baru saja jam 8 malam,... jawab dia dengan tidak percaya nya kepada ku .
Yasudah kalo tidak percaya kepada ku ? sudah tahu ini taman kalau sudah jam segini lagian ini taman kan ramai nya Cuma pagi saja,.. jawab ku sambil menyalakan kembali motor ku.
Ka... ka.. kamu mau kemana ,... tanya wanita itu kepada ku.
Aku mau pulang, emang nya kenapa ?,.. jawab dan tanya ku kepada nya .
Aku takut disini sendirian, bisa temanin aku dulu kan samapi aku dapat kendaraan ?,.. jawab dia sambil memohon untuk aku menemani nya.
Yah tapi kan sudah malam , jadi mana ada angkutan umum,... jawab ku kembali sambil mematikan mesin sepedah motor ku .
Pliseee. Temenin aku yah sebentar saja yah , aku takut,... jawab dia dan permintaan nya.
Yasudah iyah deh ,.. jawab ku simpel dan ku turun dari sepedah motor ku dan ku duduk di pinggir taman tersebut.
Oh iyah nama ku mawar,... sahut wanita itu sambil mengulurkan tangan nya kepada ku .
Hemptt oh mawar. Nama ku violet,.. jawab ku yang sambil menjabat tangan nya.
Nama kamu seperti wanita yah , hehe,.. sahut wanita itu dengen sedikit senyum keluar dari wajah nya,
Emang sudah biasa aku di bilang seperti itu war ?,.. sahut ke mawar.
 Yasudah tapi bagus kali nama kamu tuh engga pasaran. Hahah, Kamu sekolah apa sudah berkerja? ,.. tanya mawar kemabali kepada ku .
Tuh kan baru ajah kenal udah ngeledek aku , Aku sudah kuliah, kalo kamu ?,.. jawab ku dan ku tanya kembali kepada nya.
Hemptt maaf maaf ,Oh kuliah. Kuliah dimana emang nya ? aku juga sama seperti kamu ,.. jawab nya kepada ku,
Iyah engga apa-apa kok, aku di bogor , kalo kamu dimana ?,.. tanya balik ku kepada nya .
Aku di Universitas Anak Bangsa vi ,.. jawab nya kepada ku , aku yang sedikit kaget dengan nama dia dan nama Universitas dia.
Nama kamu asli mawar ?,.. tanya ku kembali kepada nya .
Iyah nama aku Mawar Handayani , emang ya kenapa ?,... tanya balik nya kepada ku.
Kamu kehilangan map engga tadi siang atau tadi sore gitu ,.. tanya ku dengan penuh kejujuran .
Apa map , iyah kok kamu tau ?,.. jawab dia dengan begitu terkejut mendengar nya .
i...i...iyah mungkin ini punya kamu kali ,.. ucap ku yang sedikit gugup sambil mengeluarkan map nya dari tas kecil ku ini.
Ikhhh. Iyah kamu dapet dari mana ini map , kamu tahu engga aku nangis tadi gara-gara kehilangan map ini karna semua dokumen aku ada disini semua , makasih yah ,... jawab dia yang sanagat gembiranya dan dengan reflek nya di memgang tangan ku dengan kedua tangan nya.
Maksih yah ,, makasih yah . makasih banget vi aku senang banget,... ucap dia yang sanagt senang kelihat nya dan menampakan muka yang cantik nya dengan sejuta senyuman dalam wajah nya .
Biasa ajah kali war , aku menemukan nya ketika aku mana war dia terletak di bawah meja ku war,.. ucap ku yang sedikit menjelaskan kejadian dan sedikit takut salah sangka sama ku.
Tuh kan dia tuh gitu kalo udah taro barang tuh suka lupa ,.. ucapan mawar yang bukan untuk ku .
Mawar,... maksud nya,.. ucap ku sambil melihat kedua tangan nya yang sanagat erat memegang tangan ku .
Oh iyah maaf-maaf. Oh engga kok. Maaf yah habis nya aku senang sekali kamu bisa temukan map ini. Sekali lagi maksih yah vi ,... ucapan dia sambil lepas gengaman tangan nya dari tangan ku.
Akhirnya pun kami ber bincang bincang dan dia pun bercerita bahwa di tadi menagis karna dia baru saja putus hubungan dengan pacarnya , karna pacar nya kasar,pelupa dan tidak mau salah, kami pun berbincang –bincang dengan punuh tawa seperti yang sudah berkealan lama. Dan tanpa terasa juga jam sudah menunjuka jam 10 malam , dan tanpa kami sadari kami sudah 2 jam disini.
Kamu engga pulang ,.. tanya ku sambil melihat jam tanagn ku ini.
Oh iyah, sudah jam 10 yah , tapi kan belum ada kendaraan umum vi ?,.. jawab dia sambil mengeluarkan ponsel nya .
Yasudah aku antar saja yah , tenang aku orang baik baik kok,... ajak ku karna aku tak tega melihat nya sendirian disini jika ku tinggal.
Hahaha , aku tau kok, Gak usah , aku naik angkutan umum saja yah , aku takut ngerepotin kamu ,.. jawab nya kepada ku.
Yasudah naik saja makanya , kamu mau nunggu sampai kapan , kita sudah dua jam disini tapi belum ada kendaraan umum yang lewat kan ?,.. tanya ku kembali kepada nya.
Yasudah kamu yakin mau anatarkan aku ?,.. jawab mawar kepada ku dengan langkah yang telah mendekati sepedah motor ku.
Yasudah naik makanya sebelum larut malam ,.. ajak kembali sambil memakai helm ku dan menghidupkan mesin sepedah motor ku .
Yasudah , makasih yah vi ,.. ucap dia sambil menaiki sepedah motor ku .
Aku pun segera menancap gas kearah rumah nya dan dia pun menjadi petunjuk jalan , kami yang larut dalam perjalanan yang tidak terlalu cepat ku membawanya dan tanpa terasa dengan berbincang dengan nya kami pun sudah sampai di depan rumah ber cat ungu dengan pagar berwarna hitam dan penghuni rumah ini ada mawar dan kedua orang tua nya , iyah dia anak tunggal seperti percis yang di beri tahu tadi di pembicaraan kita di perjalanan.
Thanks banget yah vi ,.. ucap nya sambil menurun kan tubuh nya dari sepedah motor ku.
Tunggu war, i..i.. ini buku bahasa jepang kamu . tadi aku kira ini map bukan milik kamu maka nya aku pisah kan dan niat nya aku ingin pinjam dulu untuk hari esok , tapi sudah lah nih buku nya,.. ucap ku sambil mengambil dan menyerah kan buku yang telah ku pisah kan di tas kecil ku ini.
Hah segitu pening ny yah buku ini . yasudah ambil saja yah buat kamu simpan baik-baik anggap ajah ini ucapan terimakasih dari aku .
Kamu yakin ,... tanya ku kembali pada nya.
Iyah malah aku yang terimkasih, thanks yah vi , map nya ,.. jawab nya kepada ku
Iyah sama-sama war, thanks yah buku nya,.. jawab ku dengan simpel dan memutar balik sepedah motor ku ini.
Iyah Masuk dan minum teh hangat dulu gih vi ? ayo vi ?,.. ajak vio kepada ku .
Hemptt, terima kasih war lain kali saja yah , lagian sudah malam aku harus pulang ,.. tolak ku yang sebenar nya aku ingin sekali masuk kedalam rumah nya dan bersandar sebentar di bangku taman nya karna badan ku yang sudah lelah ini tapi karna hari yang sangat gelap dan besok aku harus kuliah kemabali,
Yasudah kamu hati hati yah vi , dadahhh vioo?,.. ucap nya sambil melambaikan tangan nya kepada ku.
Aku yang sedkit kaget dengan lambaian tanagan nya dan aku pun hanya bisa leparkan senyuman kepada nya .
Aku pun segera menancap gas kendaraan ku dengan cepat kearah rumah ku untuk segera cepat pulang karna tubuh ku yang sudah sangat lelah karana seharian ini aku terus melakukan  aktifitas bersama teman-teman ku dan ingin sekali aku sandarkan tubuh ku ini di temat tidur ku yang nyaman itu ,
Aku pun menambah kecepatan kendaraan ku dengan penuh rasa bahagia karana buku yang selama ini aku cari telah ku dapat dan aku tahu siapa nama wanita cantik itu yang telah memberikan buku ini untuk ku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar