Di
Bawah rembulan
Setelah
beberapa menit aku berjalan kearah toko buku yang aku tuju dan meninggal kan
tetam teman ku di lapangan futsal ku,tanpa terasa aku pun sudah sampai di depan
swalayan yang dimana didalam nya tersedia toko buku , aku yang segera memasuki
temapat parkiran di dalam swalayan tersebut pun, dan memarkirkan sepadah motor
ku didalam nya ,
Yuk
kita cari,.. ajak echi yang sudah turun dari kendaraan ku .
Yasudah
iyah ,.. jawab ku aku pun segera turun dari kendaraan ku .
Kam
pu segera memasuki swalayan tersebut dan mencari beberpa toko yang tersedia
di swalayan tersebut.
kami
yang sudah mencari beberapa toko buku dan belum membuah kan hasil yang
memuaskan karna kami belum mendapat kan buku yang kami cari .
gimana
ni chi udah empat toko buku ni, emang ada lagi bukan ,.. ucap ku yang sudah
lelah mencari buku itu.
Ada
vi tinggal satu lagi sih di lantai empat, mudah-mudahan ada ,.. jawab echi yang
sudah putus asa dan terlihat lelah untuk mencari nya .
Iyah
mudah mudahan yah , kita makan dulu yuk ,.. ucap ku karna aku tak tega melihat
muka echi yang sudah begitu lelah .
Jangan
deh nanti saja kan kita belum dapat hasil nya ,.. tolak echi yang masih ada
sedikit usaha untuk mencari buku tersebut.
Tapi
kamu lelah chi ,.. jawab ku kembali.
Akhh
, engga juga aku emang seperti ini kan aku orang nya ,.. ucap echi yang mengambil
tangan ku dan menarik ku untuk mengikuti
nya.
Tapi
kamu lelah chi kelihatan nya? Aku gak mau kamu nani kecapean Cuma gara-gara
kamu membantu aku untuk mencari buku yang aku cari,.. ucap ku kepada nya yang
terus mengikuti langkah nya.
Akh
kamu berlebihan vi ,.. ucap nya yang terus berjalan kearah toko buku yang
terkahir di swalayan ini.
Aku
yang tidak menangapi ucapan echi itu ,aku yang hanya terus mengikuti langkah
langakah echi yang menuju toko yang kita cari.
Kami
pun berjalan terus untuk menuju toko buku tersebut dan sesampai nya kami sampai
disana dan dengan segera kami memasuki dan mejelajahi rak demi rak yang
bertulisan bahasa asing.
Setelah
beberapa menit, rak demi rak telah kami jelajahi dan tak ada satu pun buku yang
kami cari terletak pada rak tersebut.
Vi
gimana ni ?, seperti nya emang sudah tidak ada ni,.. ucap echi yang sudah
terlihat sangat lelah sekali.
Yasudah
gak apa-apa kok chi,.. jawab aku yang sedikit kecewa karna buku yang aku cari
tak ku dapat.
Terus
besok kamu gimana vi ?,.. tanya echi kepada ku .
Yasudah
emang keanapa nanti aku tinggal beralsan ajah kepada pak ridwan, oke, yasudah
kita makan siang dulu yuk ?,.. ajak ku yang mencarikan suasana yang semua nya
peuh kekecewaan.
Yasudah
iyah vi ,.. jawab echi simpel dengan muka yang sangat lelah seperti nya.
Akhir
nya kami berdua pun meninggal kan toko buku terakhir yang ada di swalayan
tersebut dan kami berdua menuju sebuah kedai makanan cepat saji yang tersedia
di swalayan tersebut.
Sesampai
nya kami di tempat makanan cepat saji kami pun segera memasuki nya dan memesan
beberapa makanan dan minuman nya. Dan kami pun segera mencari tempat duduk
untuk kami berdua . ternyata tempat duduk yang tersedia penuh tanpa ada satu
pun meja yang kosong untuk kami tempati.
Gimana
vi ,.. ucap echi yang sedang memegang makanan dan minuman yang dia pesan tadi .
Sebentar
yah aku cari yah, kamu tunggu disini ,.. ucap ku yang segera berjalan untuk
mencari tempat yang kosong.
Aku
yang sudah bingung dengan banyak nya orang didalam ruangan ini dan tidak ada
meja yang bisa kami tempati tapi karna aku tak mau lihat echi kecewa aku terus
berjalan untuk mencari nya .
Viooo..
sini ,.. triakan yang begitu kencang terdengar dari dalam .
Aku
yang segera membalikan badan ku untuk melihat siapa yang memangil ku tadi dan
ternya itu suara echi yang sedang melambai kan tangan nya kepada ku karna dia
sudah mendapat kan temapat ntuk kami tempati. Aku yang melihat echi yang sedang
duduk di sebuah meja dan dua bangku segera begegas berjalan menuju nya dan
kududuki bangku nya dengan segera,
Kamu
dapat dari mana chi , kamu usir orang yah ,.. tanya ku dengan sedikit sindiran
untuk mencaikan suasana.
Akh
kamu nya ajah , engga teliti nyari nya ,.. jawab echi yang segera meminum
minuman yang d pesan tadi ku.
Oh
yasudah iyah deh iyah . apa atuh vio mah . hahahhah ?,.. ucap ku yang membuka makanan ku yang
tadi juga ku pesan .
Kami
pun melahap semua hidangan yang kami pesan tadi dan berbincang bincang , tapa
terasa semua hidangan yang kami sudah habis dan hari pun sudah sore.
Kita
pulang yuk ?,.. ajak echi kepada ku yang sekarang muka yusadah terlihat cantik
kembali.
Yasudah
iyah ,.. aku pun berdiri dan mengambil tas ku yang kusimpan diatas meja makan
kami tadi .
Kami
pun siap-siap untuk segera meninggalkan meja ini .
Palaaaak.
Saura barang jatuh terdengar dari bawah ku dan dengan segera ku lihat, ternya
itu adalah ponsel ku yang jatuh dari tas ku ini. Ku ambil sudah ponsel ku yang
dengan ke adaan mati dan ternyata ku ambil tas ku dan ternyata ada suatu map
bening berisi buku-buku bertumpuk di dalam nya . dengan segera ku ambil map
tersebut dan ku balik map tersebut ternya ada sesuatu yang membuat ku senang
dan gembira sehingga membuat aku senyum-senyum sendiri.
Kamu
kenapa ? ayo pulang,.. jawab echi yang melihat wajah ku tersenyum sendiri dan
tanpa memperhatikan apa yang pegang.
Ini
chi ini,.. jawab ku sambil menunjukan map bening kepada nya.
Iyah
itu emang kenapa , kamu emang bawa map yah tadi ,.. jawab echi kepada ku.
Nah
ini yang membuat aku senyum chi ,.. jawab ku sambil membalikan maap nya dan ku
tunjukan bahwa di dalam tersebut ada buku yang aku cari.
Wahhh..
itu yang siapa ?,.. tanya echi yang sedikit tersenyum manis.
Mana
ku tau chi , aku saja menemukana nya di bawah bangku ini,.. jawab ku sambil
menunjuk bangku ku,.. jawab ku yang sanagat senang.
Yah
berati rizki mu tuh, ekh tapi lihat dulu saja ada kartu nama nya engga siapa
tau ada yang penting seperti surat rumah gitu ,.. ucap echi kepada ku.
Aku
yang sedikit nurut dengan cuapan echi yang baru saja kudengar. Dan aku kembali
duduk untuk membuka map ini dan ku buka map nya ternya isi nya hanya lah
beberapa buku tulis dan beberapa hasil ujian seseorang yang bernama Mawar
Handayani dan bersekolah di Universitas Anak Bangsa. Aku yang melihat nama nya
dan segera ku berikan kepada echi.
Oh
ini yang punya dari Anak Bangsa toh ,... ucap echi kepada ku yang sedang sibuk
memsukan semua berkas-berkas nya kedalam map nya kembali.
Boleh
yah aku pinjam buat besok saja ,.. tanya aku kepada echi .
Mana
ku tahu, tanya saja kepada orang nya ,.. ucap echi yang segera meninggal kan
aku dari meja nya.
Tunggu....
aku pinjam sampai senin saja kok nanti selasa kita balikin yah chi ,.. jawab ku
sambil mengejar echi yang terus berjalan ke arah pintu keluar dari kedai makan
cepat saji tersebut.
Terserah
kamu saja kan kamu yang menemukan nya , ayo kita pulang vi sudah mau malam ni
,.. jawab echi yang berjalan terus ke arah pintu keluar dari swalayan tersebut.
Yasudah
kalo gita aku pinjam saja yah ,.. ucap ku yang segera mengikuti langkah nya dari
belakang dan ku pindah kan nya buku bahasa jepang yang selama ini aku cari
kedalam tas ku kecil ku ini.
Dan
kami pun segera menuju parkiran untuk mengambil sepedah motor ku yang telah
terparkir cukup lama dalam parkiran tersebut.
Aku
yang melihat echi yang sanagt ingin pulang dengan muka nya yang sudah sangant
jutek pun segera ku ambil kendaraan ku dan kunyalakan mesin nya .
Ayo
naik , ku antar kamu pulang yah ?,.. ajak ku kepada echi.
Iyalah
emang kita mau kemana lagi,.. jawab echi kepada ku yang sedang menaiki sepedah
motor ku .
Aku
pun seger mencap gas kendaraan ku dengan cepat keluar dari parkirana swalayan
tersebut untuk mengantar echi ke rumah nya.
Sepanjang
jalan aku hanya fokus ke jalan saja karan hari emang sudah mulai munuju gelap
nya dan ku tancap kemabli gas ku degan cepat nya hingga tak terasa bahwa kami
sudah ada di depan rumah echi .
Huuuft
kamu tuh yah gak bisa pelan yah ,.. ucap echi yang turun dari sepedah motor ku
.
Hehehe.
Maaf yah chi. Oh iyah makasih yah buat hari ini ,.. ucap ku yang sambil
memutarkan sepah motor ku .
Iyah
sama-sama udah jangan main kemana-mana lagi hari udah mulai malam yah , kamu
hati hati ,.. ucap echi kepada ku yang segera masuk dan mengunci pagar rumah
nya .
Aku
pun dengan segera menacap kan gas ku dengan cepat ku bawa spedah motor ku ini
ke arah rumah ku .
Jalan
demi jalan ku laluli dengan cepat kali ini aku melawati jalan pintas agar lebih
cepat menuju rumah ku .
Ketika
aku tancap gas kulewati sebuah taman di pusat kota bogor ini yang sudah sepi
tanpa ada kendaraan satu pun melaju di temapt ini karana di tempat ini jarang
sekali kendaraan umum atau pribadi pun lewat . tetapi ketika aku melihat ke
arah kanan terlihat wanita seorang diri turun dari sepedah motor yang segera
duduk di pinggir jalan dan seperti nya sedang menangis. Aku yang melihat nya
pun segera menurun kan kecepatan kendaraan ku dan ku perlamabat untuk melihat
wanita itu dengan sedikit perasaan sedikit takut tetapi penasaran ini ku mulai
dekati wanita itu.
Ternyata
setelah kulihat dengan jelas wanita itu mengenakan jersse yang sama seperti ku
dan wajah wanita itu baru saja ku lihat di lapangan futsal tadi dan dengan
berani nya dan tanpa keraguan ku dekatkan kendaraan ku ke arah wanita itu .
Kamuu
yang ada di lapangan tadi kan ?,.. tanya ku kepada wanita yang sedang duduk di
pinggir taman tersebut.
Dia
yang diam tidak menjawab dan hanya menutupi wajah nya dengan tangan yang sudah
basah dengan air mata nya .
Kamu
kenapa ,kok malam-malam ada disini ? ,.. tanya ku kembali yang tidak tega
melihat wanita sendirian di taman yang tanpa ada kendaraan satu pun yang
melaju.
Wanita
itu pun membuka tangan nya dari wajah nya dan trelihat lah wajah yang cantik
nya yang di basahi oleh air mata nya .
Kamu
kenapa ?,.. tanya ku kembali karna penasaran dan semua pertanyaan ku belum di
jawab nya.
Kamu
siapa ? ,.. Jawab wanita itu kepada ku dengan suara yang penuh desah tangisan
nya.
Oh
aku . aku tadi yang ada di lapangan futsal. Kamu wanita yang tadi ada
dilapangan futsal kan ?,.. jawab ku dan tanya kemabli ku kepada nya.
i..i..iyah
. terus kamu ngapain diam disini ?,.. ucap wanita itu kepada ku.
Hemptt.
Aku tadi sedang lewat sini tapi dengan tindak sengaja aku lihat kamu yang duduk
disini seperti sedang nangis yasudah aku hampiri kamu ?,.. kamu belum pulang ?,.. pejelasan ku
kepada nya yang sedikit ku tutupi yang sebenar nya aku melihat di turun dari
sebuah sepeda motor dengan keadaan mengis lalu dia dinggal nya.
Aku
lagi nunggu angkutan umum ,... jawab dia sambil mengusap air mata nya.
Ohh
iyah iyah. Tapi mana ada jam segini kendaraan umum yang lewat kesini, emang nya
kamu engga tau ,... ucap ku kepada nya .
Yang
benar saja kamu , masa tidak ada kendaraan kan sekarang baru saja jam 8
malam,... jawab dia dengan tidak percaya nya kepada ku .
Yasudah
kalo tidak percaya kepada ku ? sudah tahu ini taman kalau sudah jam segini
lagian ini taman kan ramai nya Cuma pagi saja,.. jawab ku sambil menyalakan
kembali motor ku.
Ka...
ka.. kamu mau kemana ,... tanya wanita itu kepada ku.
Aku
mau pulang, emang nya kenapa ?,.. jawab dan tanya ku kepada nya .
Aku
takut disini sendirian, bisa temanin aku dulu kan samapi aku dapat kendaraan
?,.. jawab dia sambil memohon untuk aku menemani nya.
Yah
tapi kan sudah malam , jadi mana ada angkutan umum,... jawab ku kembali sambil
mematikan mesin sepedah motor ku .
Pliseee.
Temenin aku yah sebentar saja yah , aku takut,... jawab dia dan permintaan nya.
Yasudah
iyah deh ,.. jawab ku simpel dan ku turun dari sepedah motor ku dan ku duduk di
pinggir taman tersebut.
Oh
iyah nama ku mawar,... sahut wanita itu sambil mengulurkan tangan nya kepada ku
.
Hemptt
oh mawar. Nama ku violet,.. jawab ku yang sambil menjabat tangan nya.
Nama
kamu seperti wanita yah , hehe,.. sahut wanita itu dengen sedikit senyum keluar
dari wajah nya,
Emang
sudah biasa aku di bilang seperti itu war ?,.. sahut ke mawar.
Yasudah tapi bagus kali nama kamu tuh engga
pasaran. Hahah, Kamu sekolah apa sudah berkerja? ,.. tanya mawar kemabali
kepada ku .
Tuh
kan baru ajah kenal udah ngeledek aku , Aku sudah kuliah, kalo kamu ?,.. jawab
ku dan ku tanya kembali kepada nya.
Hemptt
maaf maaf ,Oh kuliah. Kuliah dimana emang nya ? aku juga sama seperti kamu ,..
jawab nya kepada ku,
Iyah
engga apa-apa kok, aku di bogor , kalo kamu dimana ?,.. tanya balik ku kepada
nya .
Aku
di Universitas Anak Bangsa vi ,.. jawab nya kepada ku , aku yang sedikit kaget
dengan nama dia dan nama Universitas dia.
Nama
kamu asli mawar ?,.. tanya ku kembali kepada nya .
Iyah
nama aku Mawar Handayani , emang ya kenapa ?,... tanya balik nya kepada ku.
Kamu
kehilangan map engga tadi siang atau tadi sore gitu ,.. tanya ku dengan penuh
kejujuran .
Apa
map , iyah kok kamu tau ?,.. jawab dia dengan begitu terkejut mendengar nya .
i...i...iyah
mungkin ini punya kamu kali ,.. ucap ku yang sedikit gugup sambil mengeluarkan
map nya dari tas kecil ku ini.
Ikhhh.
Iyah kamu dapet dari mana ini map , kamu tahu engga aku nangis tadi gara-gara
kehilangan map ini karna semua dokumen aku ada disini semua , makasih yah ,...
jawab dia yang sanagat gembiranya dan dengan reflek nya di memgang tangan ku
dengan kedua tangan nya.
Maksih
yah ,, makasih yah . makasih banget vi aku senang banget,... ucap dia yang
sanagt senang kelihat nya dan menampakan muka yang cantik nya dengan sejuta
senyuman dalam wajah nya .
Biasa
ajah kali war , aku menemukan nya ketika aku mana war dia terletak di bawah
meja ku war,.. ucap ku yang sedikit menjelaskan kejadian dan sedikit takut
salah sangka sama ku.
Tuh
kan dia tuh gitu kalo udah taro barang tuh suka lupa ,.. ucapan mawar yang
bukan untuk ku .
Mawar,...
maksud nya,.. ucap ku sambil melihat kedua tangan nya yang sanagat erat
memegang tangan ku .
Oh
iyah maaf-maaf. Oh engga kok. Maaf yah habis nya aku senang sekali kamu bisa
temukan map ini. Sekali lagi maksih yah vi ,... ucapan dia sambil lepas
gengaman tangan nya dari tangan ku.
Akhirnya
pun kami ber bincang bincang dan dia pun bercerita bahwa di tadi menagis karna
dia baru saja putus hubungan dengan pacarnya , karna pacar nya kasar,pelupa dan
tidak mau salah, kami pun berbincang –bincang dengan punuh tawa seperti yang
sudah berkealan lama. Dan tanpa terasa juga jam sudah menunjuka jam 10 malam ,
dan tanpa kami sadari kami sudah 2 jam disini.
Kamu
engga pulang ,.. tanya ku sambil melihat jam tanagn ku ini.
Oh
iyah, sudah jam 10 yah , tapi kan belum ada kendaraan umum vi ?,.. jawab dia
sambil mengeluarkan ponsel nya .
Yasudah
aku antar saja yah , tenang aku orang baik baik kok,... ajak ku karna aku tak
tega melihat nya sendirian disini jika ku tinggal.
Hahaha
, aku tau kok, Gak usah , aku naik angkutan umum saja yah , aku takut
ngerepotin kamu ,.. jawab nya kepada ku.
Yasudah
naik saja makanya , kamu mau nunggu sampai kapan , kita sudah dua jam disini
tapi belum ada kendaraan umum yang lewat kan ?,.. tanya ku kembali kepada nya.
Yasudah
kamu yakin mau anatarkan aku ?,.. jawab mawar kepada ku dengan langkah yang
telah mendekati sepedah motor ku.
Yasudah
naik makanya sebelum larut malam ,.. ajak kembali sambil memakai helm ku dan
menghidupkan mesin sepedah motor ku .
Yasudah
, makasih yah vi ,.. ucap dia sambil menaiki sepedah motor ku .
Aku
pun segera menancap gas kearah rumah nya dan dia pun menjadi petunjuk jalan ,
kami yang larut dalam perjalanan yang tidak terlalu cepat ku membawanya dan
tanpa terasa dengan berbincang dengan nya kami pun sudah sampai di depan rumah
ber cat ungu dengan pagar berwarna hitam dan penghuni rumah ini ada mawar dan
kedua orang tua nya , iyah dia anak tunggal seperti percis yang di beri tahu
tadi di pembicaraan kita di perjalanan.
Thanks
banget yah vi ,.. ucap nya sambil menurun kan tubuh nya dari sepedah motor ku.
Tunggu
war, i..i.. ini buku bahasa jepang kamu . tadi aku kira ini map bukan milik
kamu maka nya aku pisah kan dan niat nya aku ingin pinjam dulu untuk hari esok
, tapi sudah lah nih buku nya,.. ucap ku sambil mengambil dan menyerah kan buku
yang telah ku pisah kan di tas kecil ku ini.
Hah
segitu pening ny yah buku ini . yasudah ambil saja yah buat kamu simpan
baik-baik anggap ajah ini ucapan terimakasih dari aku .
Kamu
yakin ,... tanya ku kembali pada nya.
Iyah
malah aku yang terimkasih, thanks yah vi , map nya ,.. jawab nya kepada ku
Iyah
sama-sama war, thanks yah buku nya,.. jawab ku dengan simpel dan memutar balik
sepedah motor ku ini.
Iyah
Masuk dan minum teh hangat dulu gih vi ? ayo vi ?,.. ajak vio kepada ku .
Hemptt,
terima kasih war lain kali saja yah , lagian sudah malam aku harus pulang ,..
tolak ku yang sebenar nya aku ingin sekali masuk kedalam rumah nya dan bersandar
sebentar di bangku taman nya karna badan ku yang sudah lelah ini tapi karna
hari yang sangat gelap dan besok aku harus kuliah kemabali,
Yasudah
kamu hati hati yah vi , dadahhh vioo?,.. ucap nya sambil melambaikan tangan nya
kepada ku.
Aku
yang sedkit kaget dengan lambaian tanagan nya dan aku pun hanya bisa leparkan
senyuman kepada nya .
Aku
pun segera menancap gas kendaraan ku dengan cepat kearah rumah ku untuk segera
cepat pulang karna tubuh ku yang sudah sangat lelah karana seharian ini aku
terus melakukan aktifitas bersama
teman-teman ku dan ingin sekali aku sandarkan tubuh ku ini di temat tidur ku
yang nyaman itu ,
Aku pun menambah kecepatan kendaraan ku dengan penuh
rasa bahagia karana buku yang selama ini aku cari telah ku dapat dan aku tahu
siapa nama wanita cantik itu yang telah memberikan buku ini untuk ku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar